Suatu hari, ada yang duduk-duduk di sentra servis sepeda motor selama hampir dua jam. Ia duduk-duduk saja setelah tercengang bahwa yang harus diservisnya biayanya sampai dua kali lipat dari uang yang ia bawa. Motornya sudah hampir menyentuh kilometer 10000 dan kata abang-abang tukang servis di sana, banyak pritilan yang harus diganti. Oli mesin, busi, oli shockbreaker, dan dua hal lagi yang istilahnya sulit diingat. Setelah ragu sejenak, si abang meyakinkan bahwa boleh saja kabur sebentar untuk ambil uang di rumah.
24 Juli 2017
19 Juli 2017
Aku Harus Melawan
Hari itu hari raya. Hari raya yang kedua. Hari ketika yang ribut-ribut itu terjadi lagi di tempat yang sama. Tapi hari ini beda. Aku tidak lagi segentar dulu. Aku tidak lagi sekonyong-konyongnya menangis lalu buru-buru berlari menjauh dari sumber keributan. Kali ini aku hadapi semuanya sampai habis. Meski suaraku masih bergetar, tapi tidak dengan sorot mataku. Aku tatap tajam-tajam sumber keributan itu, hingga ia tak berani menatap balik. Berbeda dengan adikku yang duduk di sebelah. Ia yang terpancing keributan, tapi ia yang lebih dulu kalah oleh keributan. Matanya ditutup oleh tangan dan tangisnya langsung terisak. Tak ada kata-kata lagi darinya selain sesenggukan.
3 Juni 2017
Pembaca Novel Vegetarian (Han Kang) yang Gagal
Tolong siapa pun yang sudah membaca buku ini, tunjukkan caranya supaya mencintai buku ini. Aku di sini merasa gagal sebagai pembaca. Buku ini dapat penghargaan Man Booker International Prize, tapi kenapa aku yang baca rasanya biasa aja? Aku sadar ini bukan salah bukunya, karena Eka Kurniawan bahkan menyatakan buku ini satu dari lima bukunya terbaik yang pernah dibacanya. Jadi, ini salahku. Tapi aku tidak tau dimana salahnya. Buku ini sudah kuimpikan sejak belum ada versi Bahasa Indonesianya, waktu dia akhirnya sampai di kosan, aku pun berlari kencang demi menimangnya. Tapi apa yang terjadi dengan bayi yang saya idam-idamkan ini? Aku kecewa. Kekecewaan yang tidak dirasakan oleh ribuan pembacanya yang lain.
Piramida Kebutuhan Spiritualitas Versi Saya
Konsep spiritualitas seharusnya kurang lebih sama seperti kata Abraham Maslow tentang piramida kebutuhan manusia. Mulai dari kebutuhan paling dasar yang semua orang lakukan, sampai kebutuhan paling tinggi yang penghuninya tidak sebanyak penghuni kebutuhan dasar. Tapi mungkin inilah yang membuat konsep Maslow sering disebut banyak kelemahannya, bahkan ada yang tidak lagi mengakui si piramida ini sebagai konsep pemenuhan kebutuhan pada manusia. Manusia terlalu kompleks untuk dibuatkan segitiga yang satu per satu tangganya harus dinaiki supaya mencapai puncak. Sama halnya dengan tingkatan kesalehan seseorang yang juga tidak bisa diukur dengan tangga-tangga.
18 Mei 2017
Dua Pribadi Satu Tubuh
Hari itu tak hujan, tak juga panas. Tapi gadis itu merasakan panas dingin. Dipandanginya tempelan-tempelan to-do list yang sejak enam bulan terakhir ini rutin ia lakukan. Ia akan membuat daftar tentang setiap hal yang harus ia lakukan setiap hari kertas putih yang ditulisinya menyerupai kalender selama satu bulan. Ia rutin menempel to-do list setiap hari dalam kertas putih itu. Rutin juga mengganti kalendernya setiap bulan dengan membuat yang baru. Rupanya ia juga rutin melanggar apa yang ia tulis. Kali ini ia ingin berdalih, ketika menulis daftar hal yang harus dilakukannya dan ketika melaksanakan hal-hal yang sudah ditulisnya itu, terdapat dua orang yang berbeda. Ia yang menulis dan merencanakan adalah dirinya yang berbeda dengan dirinya yang melakukan perencanaan itu.
10 Mei 2017
Untuk Ahok, Cuman Bisa Bikin Postingan Ini
Kemarin adalah puncak kesedihan bagi warga Indonesia yang mengangkat topinya untuk Ahok. Kata Okky Madasari, Ahok adalah seorang Cina yang ingin jadi gubernur. Kemarin Ahok divonis bersalah dan dihukum 2 tahun penjara untuk kasus penodaan agama. Sudah nggak perlu dijelaskan lagi gimana kasusnya, karena sepertinya sudah terlalu jelas. Saking jelasnya, kasus ini bikin tanah air punya orang-orang dengan golongan yang makin "setia" dengan ideologinya masing-masing. Tentu saja dengan melupakan ideologi yang seharusnnya sudah mereka hafal sejak SD. Akhirnya aku tahu, bahwa ideologi yang sekedar dihafal memang nggak pernah jadi ideologi yang benar-benar ideologi.
8 Mei 2017
Ulang Tahun Teman-Tiga-Tahun-Semeja Waktu SMP
Hari ini temanku ulang tahun. Teman berbagi meja selama tiga tahun di SMP dan berbagi sekolah yang sama selama satu tahun di SMA. Dulu kita sama-sama hanya sebiji anak SMP yang menginjak pubertas di waktu yang kurang lebih sama, sama-sama seonggok bocah culun yang nggak pernah naksir ataupun ditaksir cowok mana pun, dan sama-sama jadi dua orang yang piket kelas pada hari yang sama selama tiga tahun, hari Kamis. Tapi ada satu perbedaan signifikan antara kami. Dia yang selalu rangking satu dan aku yang hanya lima besar atau lebih.