Halo dunia, rasanya udah bertahun-tahun nggak nyentuh ni blog. Miss you soo muuch.. :* Aku sudah mengucapkan selamat tinggal pada umur 17 dan sekarang aku duduk, ngetik, menghadap laptop di usia yang baru. 18. Delapan. Belas. Delapan belaaaasss... Dan tiba-tiba pingin kembali ke umur empat atau lima tahun. Momen saat aku nggak pernah terbayang akan jadi lebih tua dari usiaku saat itu. Momen pas aku harap harap cemas, apakah masih boleh nonton hamtaro atau chibi maruko chan kalo nanti udah gede. Momen saat hidupku hanya diisi oleh bermain dan rasanya menjadi dewasa itu masih jauh diujung dunia. Tapi tiba-tiba, sekarang udah 18 dan tiba-tiba udah boleh nonton film untuk 17 tahun keatas ._. Semuanya terjadi secara tiba-tibaaaa.
19 Februari 2014
11 Februari 2014
Being Seventeen
Having a birthday, is not that special that you think. If you wanna change every bad thing in you, no need to wait until your birthday come, no need to wait until new year, or no need to wait for any outer factors which is not related to your own self. You are the one who make and start the change. You are the one who know well when, where and what the hell are the thingy that you're going to change. Well, I used to think that birthday is that special, so everyone should wish me on my birthday. But then I realized, that birthday is about myself. I should have considered what I've done in last year and what kind of achievements that I'm planning to achieve in this age.
10 Februari 2014
Meet and Greet Penerbit Haru
Awalnya seonggok mahasiswi kebosanan ini pingin menggalau dalam trans Semarang yang molornya ampun-ampunan menuju Toko Buku Gunung Agung Citra Land untuk dateng ke Meet and Greet Penerbit Haru. Tapi tiba-tiba ayah nelpon dan bilang dia udah nangkring di CL. Agak nggak terbayang gimana jadinya nanti meet and greet penerbit haru kalo ada secuil bapak-bapak ubanan yang tiba-tiba nimbrung di antara lautan anak muda. Tapi karna kedatangan ayah berarti ada kesempatan untuk menjarah minta makan yang lebih bergizi, akhirnya kedatangannya pun kusambut dengan meriah *tebarkonfeti*.
6 Februari 2014
Jadi EP Jadi-Jadian
Pertama-tama, permintaan maaf yang sebesar-besarnya ingin saya tujukan pada siswa-siswi SD Sumurboto kelas 4A hari ini yang telah terbodohi oleh keberadaan saya. Ini semua diluar skenario dan sutradaranya bukan saya. *ditabok*.
Project ketiga Sunshine AIESEC Undip, seperti biasa masih mengisi hari-hari membosankan liburanku semester ini. Sebenernya pingin aja mendekam di kost sampai berlumut dan berjamur, tapi rupanya beberapa spesies jamur dan lumut masih enggan numbuh, jadi aku lebih milih buat menggerakkan sedikit sendi-sendiku dengan jalan bentar ke SD Sumurboto. Semarang masih kayak hari-hari biasa di musim penghujan. Dingin dan membuai kedua biji mataku buat nempel ke kasur. Tapi panggilan anak-anak SD yang meraung minta diajar akhirnya membangunkanku.
Satu per satu exchange participant (EP) tumbang. Gegara macem-macem lah. Selama ini mereka selalu hidup di lingkungan yang terlampau aman sejahtera dan terkendali. Jadi, begitu mereka mbelesek di Semarang, yang kondisinya jauh berbeda sama tempat asal mereka, sistem pertahanan tubuh mereka pun langsung letoy loyo nggak berdaya.
2 Februari 2014
The X-Files of Bung Karno
Satu hal yang aku dapatkan dari kepribadian Soekarno adalah, bahwa ia tumbuh dari didikan seorang ayah yang mati-matian menegakkan disiplin. Seorang pemimpin negara, proklamator dan orator ulung. Baru setengah dari keseluruhan buku The X-Files of Bung Karno yang aku baca, udah bikin aku keliyengan karna saking kagumnya sama pribadi beliau yang humble.
5 Januari 2014
How Writing Journal Can Change Your Life
Okay, buddy. I just felt like really wanna regularly post something in this blog since the very first day of January in this new year. I posted on the third day, actually. But that okay, huh? I've just read an appealing article about the use of writing a journal regularly in your life. I didn't pay much attention on the beginning of the article, but the middle part was quiet interesting, because I think that could be my first step to be a future psychologist. Knowing myself through journal that I wrote, analyzing particular pattern that may occur on the journal or just simply laugh because of silly things in the past. I wonder the possibility of initial enthusiasm in this regularly writing habit. In Indonesian you call it "anget-anget tai ayam". I know it will end up like that, there won't be any daily or weekly post anymore, but monthly or once in a two months. Well, there's nothing wrong with trying in the first place, isn't? So, I'll just tell you several life changing benefits that you can collect by writing a life journal regularly, based on the article.
4 Januari 2014
2013 : Being Seventeen
I'm gonna turn back time and look at what I've done in 2013. A year
when I finally know why people really want to be seventeen again. This
age and this year, are synchronizing to give me the best moment ever.
Things that I've never expected to be, are really happening this year.
Things that I really want to get, and finally get replaced by other
better things. I experienced a turning point, which is never able to be
replaced by any other years in my life.





