Jumat, 11 Juli 2014—13 Ramadhan 1435 H
Akhirnya, setelah perjalanan teler selama 6 jam, sampailah aku di Bandara
Domodedovo, Moscow. Udah jam 7 malem, tapi langit Moscow masih terang benderang
dan hati harus tetap tegar untuk nungguin waktu buka puasa jam 10 malam nanti.
Suguhan bandara kelas internasional yang menurutku megah pake banget di Bandara
Hamad, bikin aku ngarepin a fabulous thing from Domodedovo. Tapi
kenyataannya, aku mendeklarasikan kalo Soekarno-Hatta is much better than
Domodedovo.
Turun dari pesawat, aku ngantri di bagian imigrasi untuk dapet imigration
card. Kira-kira ada 7 loket mirip loket penjualan tiket di 21 (nggak deng,
loket 21 lebih bagus), 2 dari 7 loket itu, ada tulisannya "foreign
passengers". Di loket itu aku ngurus imigrasi dan otakku mulai konslet
ketika si om om loket berkicau dalam Bahasa Rusia.


